Ramadhan Kareem

12 Amalan di Bulan Ramadan yang Sangat Dianjurkan Sesuai Dalil dari Rasulullah Saw.

ramadhan kareem

“Ada tida doa yang diijabah, yaitu doa seorang yang berpuasa, doa musafir, dan doa orang yang didzalimi.” (HR. Al-Baihaqi)

by: Tooyul Corp

Amalan pada bulan ramadhan beragam bentuknya dan dijanjikan pahala berlipat oleh Alloh Swt. Hendaknya kaum muslimin menyempurnakan amal shaleh dengan rangkaian amalan di bulan puasa yang sangat dianjurkan oleh Nabi Saw.

Disarikan dari buku Amalan-amalan di Bulan Ramadhan karya Abu Yahya Badrus Salam, Lc. Inilah 12 amalan di bulan ramadan.

Amalan #1, Shaumu Ramadhan (puasa ramadan)

Dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan berharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Amalan #2, Qiyamu Ramadhan (shalat taraweh)

Dari Abu Hurairah sesungguhnya Saw. bersabda: “Barangsiapa qiyamullail di bulan Ramadan karena iman dan berharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Amalan #3, Tadarus Al-Quran (mempelajari Quran)

Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang memberikan syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat.” (HR. Ahmad dan lainnya)

Rasulllah Saw. adalah seorang yang paling dermawan, dan kedermawanannya bertambah di bulan Ramadan ketika bertemu dengan malaikat Jibril, dan Jibril menemui beliau di setiap malam bulan Ramadan untuk mudarasah (mempelajari) Al-Qur’an.” (HR. Al-Bukhari)

Amalan #4, Memperbanyak Sadaqah

Rasulllah Saw. adalah seorang yang paling dermawan, dan kedermawanannya bertambah di bulan Ramadan ketika bertemu dengan malaikat Jibril, dan Jibril menemui beliau di setiap malam bulan Ramadan untuk mudarasah (mempelajari) Al-Quran.” (HR. Al-Bukhari)

Amalan #5, Menyegerakan Berbuka Puasa

Manusia (umat Islam) senantiasa baik selama mereka bersegera berbuka puasa.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Agama ini senantiasa menang selama manusia bersegera berbuka, karena Yahudi dan Nashrani mengakhir-akhirkan berbuka puasa.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Amalan #6, Memperhatikan Adab-adab Berbuka Puasa

Berbuka sebelum shalat Maghrib sebagaimana dijelaskan.

Sesungguhnya Rasulllah Saw. berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat (magrib).” (HR. Abu Dawud dan lainnya)

Berbuka dengan Ruthab (kurma basah), dengan penjelasan berikut:

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berbuka dengan ruhtab (kurma basah) sebelum shalat (magrib), apabila ruthab tida ada, beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), apabila tidak ada juga maka belau berbuka dengan air.” (HR. Abu Dawud dan lainnya)

Membaca doa berbuka puasa, dengan doa sebagaimana hadist ini,

Rasulullah Saw., beliau mengucapkan: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insyaa Allah.” (HR. Abu Dawud).

Amalan #7, Memberi Makan Untuk Orang Yang Berbuka Puasa

Barang siapa yang memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapat seperti pahalanya, tapi pahala orang yang berpuasa tidak berkurang sedikit pun.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan lainnya)

Amalan #8, Mengakhirkan Makan Sahur

Kami pernah bersahur bersama Rasulullah Saw., Anas berkata: “Berapa jarak waktu antara adzan dan sahur?” Ia menjawab, “Sekitar membaca 50 ayat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Amalan #9, Melaksanakan Umrah

Sesungguhnya umrah di bulan Ramadan sama dengan haji bersamaku.
(HR. Al-Bkhari dan Muslim)

Amalan #10, Melaksanakan Iktikaf

Rasulullah Saw. beritikaf pada setiap bulan Ramadan sepuluh hari. Ketika di tahun yang beliau menginggal padanya beliau beritikaf dua puluh hari lamanya.” (HR. Al-Bukhari)

Amalan #11, Membayar Zakat Fitrah

Rasulullah Saw. mewajibkan zakat fitrah sebagai pensuci bagi seseorang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan kata-kata yang tidak baik, dan sebagai makanan untuk orang-orang miskin.” (HR. Abu Dawud dan lainnya)

Amalan #12, Memperbanyak Berdoa dan Berdzikir

Ada tiga doa yang diijabah, yaitu doa seorang yang berpuasa, doa musafir, dan doa orang yang didzalimi.” (HR. Al-Baihaqi)

Blog pribadi Udex Mundzir, catatan pribadi sebagai wiraswarta yang hidup di kampung.

Berbagi informasi peluang bisnis di internet, penulisan, dan belajar Bahasa Indonesia sehari-hari.

Copyright © 2017 Tooyul, inc Themetf

To Top