Bisnis di Desa

7 Ide Bisnis yang Cocok Dilakukan oleh Pengangguran atau Orang Sibuk di Desa

Budi daya ayam petelur, bisnis yang cocok dijalankan di desa
by: Kementan RI

Usaha yang cocok di pedesaan bukan hanya bisnis yang dilakukan di desa setempat. Kini orang desa sudah bisa lebih mudah melakukan bisnis yang beroprasi di mana saja. Orang pengangguran  maupun orang sibuk di desa bisa melakukan bisnis tanpa harus sering pergi ke tempat bisnisnya.

Mudahnya bisnis franchise dengan sistem yang teruji juga bisa dilakukan oleh orang desa. Sekarang teknologi iniformasi memudahkan kita untuk mengendalikan bisnis jarak jauh. Setidaknya, inilah ide-ide bisnis yang bisa dilakukan oleh orang desa.

1. Jual pulsa + PPOB

Berjualan pulsa dan melayani pembayaran online makin marak dan layak jadi usaha rumahan di desa. Orang desa sekarang sudah melek teknologi informasi. Penggunaan pulsa untuk internet yang semakin boros dan terus berkembangnya pengguna listrik prabaya menjadi peluang bagi kita untuk berjualan pulsa.

Warga desa sekarang juga memiliki tagihan listrik, telpon, cicilan motor, rumah, BPJS, dan tagihan lainnya. Tentu ini menjadi peluang untuk membuka payment point online bank (PPOB). Anda tinggal pilih provider jasa pembayaran yang menyediakan stok (deposit) pulsa dan PPOB.

2. Bermain valuta asing (forex)

Foreign Exchange (Forex) atau Valuta Asing (Valas) adalah bisnis jual-beli mata uang antar negara yang berbeda. Pada praktiknya, bisnis valas dilakukan secara offline dan online. Secara offline, orang yang mau membeli mata uang negara tertentu bisa datang ke tempat penukaran uang.

Namun secara online bisnis forex atau valas bisa dilakukan oleh Anda yang di desa. Tinggal unduh aplikasi forex dari provider tertentu, kemudian lakukan deposit sesuai kebijakan provider, Anda pun bisa lakukan bisnis ‘bermain forex’.

Baca >  Tips Berjualan Pulsa sebagai Usaha Sampingan untuk Ibu Rumah Tangga di Desa

Anda cara bisnis forex yang halal di balik maraknya tuduhan harap terhadap bisnis ‘main forex’ ini. Pelajari lebih dalam fatwa para ulama untuk meyakini keberkahan sumber rizki Anda dari bisnis forex.

3. Berbisnis MLM alias multi-level marketing

Jangan alergi dulu mendengar kata MLM atau multi-level marketing. Bisnis MLM oleh sebagian orang dikira bisnis penipuan. Memang ada penipuan yang berkedok MLM, tapi MLM yang sebenarnya adalah suatu bisnis dengan sistem yang Anda tinggal jalankan saja sesuai sistem yang diatur oleh perusahaan.

Anda yang tinggal di desa bisa mencari MLM yang bisa dilakukan secara online. Pelajari caranya dengan baik dan jangan langgar ketentuan perusahaan. MLM bisa memungkinkan Anda bersantai di kampung atau sibuk dengan bisnis lain di desa tapi penghasilan bisnis MLM Anda bisa jalan terus.

Lakukan kerja keras di awal-awal bisnis MLM Anda, buat tim tangguh dengan support system yang mudah diduplikasi.

4. Berbisnis waralaba di kota

Alfamart, Indomaret, Yomart, adalah waralaba ritel yang mudah ditemui di sekitaran Kota Tasikmalaya tempat saya tinggal. Yang lebih besar ada banyak SPBU Pertamina (waralaba pom bensin) dan Yogya/Griya (waralaba pasar modern). Memiliki waralaba seperti Alfamart, Indomaret, Yomart, SPBU Pertamina, Yogya atau Griya butuh modal uang yang tidak sedikit.

Yang masih punya modal kecil bisa membeli waralaba mikro seperti gerai the poci, burger gerobak dorong, sosis bakar, es tebu, baso, dan es jus, dan lain sebagainya.

Tips suksesnya, cari waralaba yang terjangkau modal investasinya sesuai modal di kantong Anda. Ikuti sistem yang diatur oleh penjual waralaba. Jalankan sendiri sebelum mempecayakan kepada karyawan. Kalau sudah kelihatan hasilnya segera tanbah cabang baru.

Baca >  Tips Sukses Bisnis Menguntungkan di Desa, "Produksi di Desa Jual ke Kota"

5. Budidaya pertanian atau peternakan

Biasa di desa, bertani atau beternak bisa menjadi peluang usaha rumahan di desa. Luasnya lahan memudahkan kegiatan budidaya ikan, unggas, dan lain-lain. Bercocok tanam juga bisa menjadi pilihan untuk bisnis Anda di desa.

Sering kali, bisnis budi daya pertanian terkendala dengan penjualan. Anda harus belajar marketing dan penjualan. Jangan mengandalkan tengkulak atau bandar yang beredar di desa. Bandar sering kali membeli hasil tani dan ternak Anda dengan harga yang sangat murah.

6. Wirausaha sosial membangun masyarakat

Wirausaha sosial bukan hal yang asing lagi. Tapi biasanya, wirausaha sosial dilakukan oleh orang-orang yang sukses di kota lalu puang menetap di kampung.

Sebenarnya tidak gitu juga, siapa pun boleh menerapkan wirausaha sosial di desa. Cobalah aktif di masjid lalu mulailah beraktivitas dengan program pengembangan masyarakat.

Ada 3 (tiga) bidang wirausaha sosial yang bisa Anda kembangkan untuk awal. Pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi. Anda bisa memulai dengan membuat taman kanak-kanak, balai lalayanan kesehata bagi orang desa, atau mendirikan koperasi warga desa.

7 Bisnis online berbasis di internet

Ngeblog, membuka toko online, atau berjualan online di marketplace, bisa dilakukan dari desa. Asal ada internet, Anda bisa memulai menjual produk-produk melalui media online bukan hanya di lingkup desa setempat tapi antar daerah.

Bahkan Anda bisa bertransaksi secara internasional, kalau Anda mau lakukan ini sebagai usaha di desa yang menguntungkan.

Baca >  7 Contoh Bisnis di Bulan Ramadan Cocok Dijalankan Gadis Desa

Lakukan bisnis-bisnis afiliasi marketing, resseler program, partnership selling, dropship untuk bisnis-bisnis online yang lebih mudah dan menyenangkan. Anda juga bisa terlibat kerja online seperti riset online, try product online.

Bisnis atau usaha yang cocok di desa tidak harus beroperasi di desa. Orang desa bisa mengendalikan bisnis online, bisnis waralaba yang beroperasi di kota, bisnis MLM alias multi-level marketing, bahkan orang desa pun bisa berbisnis valuta asing (valas) sambil nganggur di desa.

Kalau mau lebih riil, Anda yang di desa bisa mengembangkan wirausaha sosial, Budidaya pertanian atau peternakan, atau membantu tetangga menyediakan pulsa dan jasa pembayaran online.

To Top