Netpreneur

Mau Sukses Bisnis di Bulan Ramadan? Dukunglah Kaum Muslimin Tingkatkan Ibadah

bisnis minuman ramadhan, bisnis di bulan ramadhan modal kecil

Sukses tidak melulu persoalan uang meski kita menggunakan momentum puasa ramadan untuk masih berbisnis.

by: Rocking Mama

Berbisnis di bulan puasa adalah pilihan baik jika Anda berbisnis dalam kerangka beribadah kepada Alloh. Bisnis kan tidak hanya persoalan bagaimana mendapatkan uang.

Dukung saudara muslim beribadah, berpuasa untuk menjadi bagian orang-orang yang bertakwa. Sebagian yang lain ada yang memilih berhenti sejenak tidak berbisnis, fokus berpuasa, beribadah. Itu pilihan yang baik.

Tidak hanya menilai sukses dengan uang

Mendapatkan banyak keuntungan uang saat berbisnis di bulan ramadan itu hal wajar saja. Suskses berbisnis di bulan ramadah hanya pertemuan antara momentum dengan kesiapan Anda.

Sukses tidak selamanya harus dinilai dengan uang. Kadang Ada juga yang tidak seberuntung Anda, bisa mengumpulkan keuntungan uang. Sebagian yang lain ada yang tertipu, bahkan kehabisan modal karena salah mengelola keuangan.

Sukses berbisnis ada kalanya rugi secara keuangan. Namun jika Anda mendapat pengalaman baru, kenalan baru, jaringan bisnis baru, atau malah mendapatkan tambahan uang, itu namanya sukses.

Rugi, jika Anda meninggalkan agenda ibadah dan amalan ramadan kalau ternyata dengan berbisnis Anda menjadi sibuk.

Sediakan kebutuhan ibadah saudara muslim

Bisnis di bulan ramadan momentumnya menyediakan produk dan jasa kebutuhan untuk beribadah bagi saudara seiman kita. Busana muslim-muslimah sepert kopiah, jilbab, sajadah, sarung, mukena, termasuk makanan-makanan yang mendukung ibadah puasa.

Saudara kita butuh kurma untuk berbuka puasa, karena Rasululloh menyarankan berbuka dengan korma. Saudara kita butuh buku-buku untuk belajar, kita bisa memudahkan kebutuhan mereak. Kita pun bisa menjual buku-buku.

Mungkin ada yang bisnisnya dadakan, ya tidak apa-apa. Itulah keuntungan bagi Anda, bisa belajar berbisnis saat bulan ramadan.

Hindari menjual makanan di siang hari

Buka warung di siang hari. Itu hak Anda dan hak orang-orang yang tidak berpuasa, seperti non-muslim, wanita yang berhalangan, atau musafir yang boleh tidak berpuasa.

Tapi kalau Anda membuka warung dengan cara yang tidak menghormati umat Islam yang sedang berpuasa, itu tidak fair.

Tidak ada istilah yang berpuasa harus menghormati yang tidak berpuasa.

Sebagian muslim ada yang mau fokus ibadah

Mungkin Anda memilih tetap berbisnis di bulan puasa. Saya pun sama, mungkin sedang berbisnis di bulan ramadan ini. Fokuslah untuk tujuan ibadah dengan berbisnis dan mendukung saudara-saudara kita yang mau fokus beribadah.

Ada teman saya yang meilih tidak berjualan pada saat bulan ramadan sekali pun peluang untung duitnya besar. Alasannya sederhana. Dia mau fokus beribadah dan dia berkata, “Saya 11 bulan telah mengumpulkan harta, sekarang saatnya 1 bulan saja fokus di masjid.”

Subhanalloh.., pilihan yang luar biasa.

Sukses tidak melulu persoalan uang meski kita menggunakan momentum puasa ramadan untuk masih berbisnis. Maka temukan bisnis yang barokah, menyediakan kebutuhan saudara muslim kita untuk memenuhi kebutuhan beribadah.

Blog pribadi Udex Mundzir, catatan pribadi sebagai wiraswarta yang hidup di kampung.

Berbagi informasi peluang bisnis di internet, penulisan, dan belajar Bahasa Indonesia sehari-hari.

Copyright © 2017 Tooyul, inc Themetf

To Top