Bisnis Online

Mau Jualan Online? Inilah Cara Memulai Berjualan Online Secara Dropship

cara memulai bisnis dropship

Mulailah dropship dengan sederhana. Kalau sudah punya smartphone, mulai saja dengan perangkat yang itu. Anda bisa dropship dengan BBM, Facebook, atau Instagram.

by: Wecaco.com

Memulai bisnis online bisa menjual barang dengan sistem dropship. Menjual secara dropship hanya butuh kemampuan promosi. Barang yang dijual milik orang lain, Anda hanya fokus mencari pembeli saja. Ya, Seperti calo.

Cara memulai jualan online dengan dropship bisa disederhanakan. Anda harus mengerti konsep sederhana bisnis dropship agar tidak salah memahami dengan bisnis yang mirip lainnya seperti sistem reseller maupun affiliate.

Inilah cara memulai bisnis dropship yang bisa harus Anda lakukan.

Riset pasar untuk mengetahui produk yang dibutuhkan

Jangan tabu mendengar kata ’riset’. Ini kegiatan wajib pengusaha untuk mengawali kesuksesan bisnisnya. Riset itu meneliti, mengamati, membandingkan, hingga menemukan yang terbaik.

Riset pasar sangat penting dilakukan agar Anda menemukan produk yang dibutuhkan di pasaran. Tujuan riset ini agar nanti produk jualan Anda laku dan bisnis dropship Anda profit.

Pelajari lebih dalam lagi cara-cara riset pasar sederhana, riset produk yang murah dan berkualitas. Yang paling penting, anda harus riset untuk menemukan mitra pemasok atau suplier yang bisa diandalkan.

Temukan pemilik produk yang bisa kerja sama dropship

Pemilik produk murah banyak sekali. Tapi yang bisa diajak kerja sama dan menjamin kepuasan pembeli harus benar-benar ditemukan. Banyak pembeli kurang tertarik sekadar barang murah. Mereka butuh produk yang bisa dibeli dari penjual yang memuaskan.

Baca >  Mindset Awal Facebook Ads, Pelajari sebelum Beriklan di Facebook

Anda lah penjual yang memuaskan. Dan Anda harus benar-benar memastikan pemilik produk menjamin kerja sama dropship dengan Anda.

Cari tahu alamat mitra pemasok atau supplier

Mungkin Anda menemukan pemasok di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Alibaba Express, Lazada, atau marketplace lainnya.

Jangan percaya begitu saja dengan informasi yang disajikan di website. Kabar baiknya, portal-portal marketplace itu menyediakan fitur untuk memudahkan riset.

Perhatikan pemasok mana yang reputasinya baik, produknya banyak, harganya bersaing, cepat dalam merespon, jarang dikomplain, atau cepat menangani komplain.

Itu semua penting untuk rujukan Anda. Yang lebih penting lagi, Anda mengetahui alamat pasti calon mitra pemasok beserta cara menghubungi.

Bersyukurlah, Anda yang berada di kota-kota tertentu seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, atau Batam. Mungkin, Anda risetnya di marketplace. Tapi karena Anda berdomisili sekota dengan calon pemasok yang ditemukan, Anda bisa berkunjung dulu ke toko offline calon mitra Anda.

Perhatikan syarat dan ketentuan dropship dari pemasok

Syarat dan ketentuan penting untuk dipelajari dan menjadi rujukan bisnis dropship Anda. Terutama pemasok-pemasok dropship yang terkenal, mereka sudah terbiasa melayani dropship. Anda bisa bertanya-tanya dulu kalau memang belum memahami.

Cek berapa potongan harga dari harga yang tertera. Kurir mana yang digunakan mengirim barang. Jam berapa waktu penutupan transaksi agar barang dikirimkan hari ini. Proses komplain, dan lain-lain.

Baca >  Tips Melayani Konsumen Toko Online, dari Tanya-tanya sampai Beli Produk

Pilih produk-produk yang akan dijual sesuai hasil riset pasar

Tidak semua produk bisa Anda jual. Aplagi kalau Anda nanti menggunakan iklan untuk promosi penjualan. Pilih produk yang Anda ketahui dengan baik sekali pun barangnya belum dipegang. Pahami kualitas produk yang akan dijual dengan melihat testimoni pembeli.

Konfirmasi kesepakatan dropship dengan mitra pemasok

Di marketplace seperti di tokopedia, bukalapak, lazada, dan blibli, ada fitur chat yang bisa digunakan. Manfaatkan itu untuk bertanya-tanya hingga konfirmasi kesepakatan dropship.

Sediakan kebutuhan untuk memulai penjualan

Bisnis dropship ceritanya kan tanpa modal atau modalnya kecil. Modal itu ada karena butuh sesuatu yang harus disiapkan sebelum berjualan. Misalnya laptop, handphone, dan kuota internet. Itu perlengkapan-perlengkapan yang harus dibeli.

Tapi mulailah dengan sederhana. Kalau sudah punya smartphone, mulai saja dengan perangkat yang itu. Anda bisa dropship dengan BBM, Facebook, atau Instagram. Kalau sudah ada profitnya lanjutkan ke yang lebih canggih lagi.

Bersiap-siap melayani pembelian dan komplain

Bisnis dropship itu berjualan, menjual produk orang lain. Pemilik produk yang menangani pengiriman barang hingga sampai ke tangan pembeli Anda. Anda kan tidak tahu barangnya. Kalau ternyata barang tidak sesuai dengan pesanan pembeli, Anda harus menangani komplain itu.

Bantu pembeli β€˜mengkomplainkan’ ke bagian komplain di pemasok barang. Di sinilah perlunya kesepaktan dengan pemasok. Anda harus membangun komunikasi yang baik dengan mitra supplier.

Baca >  10 Cara Mudah Mendapatkan Produk Dropship yang Murah dan Berkualitas

Kalau bisa sediakan jalur khusus untuk melayani pembeli Anda, seperti email, ponsel, dan nomor khusus.

Memulai jualan online dengan dropship memang mudah, murah, sederhana, dan terkesan berisiko kecil. Dalam memulai ada yang harus dipersiapkan dan Anda pun harus mengetahui kekurangan dan kelebihan bisnis dropship ini.

Mulai bisnis dropship dengan riset pasar, menemukan pemasok yang bisa diandalkan, siapkan peralatan untuk berjualan, dan siap mental dikomplain pembeli.

To Top