BlogScout

Instrumen Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 3 Stanza

Instrumen Lagu Indonesia Raya 3 Stanza diharapkan selalu dikumandangkan untuk mengawali pertemuan-pertemuan komunitas atau organisasi yang mengedepankan sikap nasionalisme. Dibutuhkan bunyi musik lagu Indonesia Raya yang tanpa vokal atau instrumen, karena vokalnya disuarakan oleh peserta yang hadir.

Instrumen biasanya dibuntikan dengan dilengkapi display proyektor yang memuat lirik lagu Indonesia Raya. Hal ini membantu peserta yang kurang hafal untuk ikut mengumandangkanya.

Download instrumen Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Silakan unduh video Instrumen Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 3 Stanza yang dirilis resmi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kita sebagai orang Indonesia pasti pernah mendengar Lagu “Indonesia Raya” yang merupakan lagu kebangsaan republik ini, negara kita tercinta. Di lingkungan tempat tinggal, sekolah maupun tempat kerja, Lagu Indonesia Raya ini perlu dinyanyikan saat upacara bendera. Ini ada gambar yang memuat Lirik dan Instrumen Lagu Indonesia Raya 3 Stanza.

Instrumen Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Source: beingindonesian.com

Tentang Peraturan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Bagaimana jika dinyanyikan dalam kondisi lain? Pada pembuka konser? Di-cover untuk di media sosial? Boleh kah?

Sebelumya, Kemendikbud RI telah merilis rekaman Lagu Kebangsaaan Indonesia Raya 3 Stanza Simfoni dan Vokal yang bisa kita tiru untuk dinyanyikan.

Nah, mari kita bahas fakta mengenai Lagu Indonesia raya, serta kondisi menyanyikan dan larangannya sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 mengenai bendera, bahasa dan lambang negara sekaligus lagu kebangsaan ini.

Baca >  Bunyi Merdeka, Sejarah Lagu Indonesia Raya [E-Book Download]

Akhir-akhir ini muncul aturan lengkap dengan instrumen Lagu Indonesia Raya 3 Stanza. Begitu sakralnya makna Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sehingga momen penggunaannya pun telah diatur secara tegas. Sesuai dengan UU Nomor: 24 tahun 2009 Bab V bagian kedua terkait penggunaan lagu kebangsaan, pasal 59 ayat (1),Lagu Kebangsaan WAJIB diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:

a. Untuk menghormati Presiden dan/atau Wakil Presiden;

b. Untuk menghormati Bendera Negara pada waktu pengibaran atau penurunan Bendera Negara yang diadakan dalam upacara;

c. Dalam acara resmi yang diselenggarakan oleh pemerintah;

d. Dalam acara pembukaan sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dewan Perwakilan Daerah;

e. Untuk menghormati kepala negara atau kepala pemerintahan negara sahabat dalam kunjungan resmi;

f. Dalam acara atau kegiatan olahraga internasional; dan

g. Dalam acara ataupun kompetisi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni internasional yang diselenggarakan di Indonesia.

Momen-momen yang baik untuk Lagu Indonesia Raya

Terlepas dari momen-momen yang mewajibkan untuk menyanyikannya, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya juga boleh digunakan untuk momen tertentu. pada pasal 59 ayat (2) disebutkan bahwa Lagu Kebangsaan dapat diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:

Baca >  Tips Menggunakan Kata Kunci (Keyword) dalam Menulis Artikel

a. Sebagai pernyataan rasa kebangsaan;

b. Dalam rangkaian program pendidikan dan pengajaran;

c. Dalam acara resmi lainnya yang diselenggarakan oleh organisasi, partai politik, dan kelompok masyarakat lain; dan/atau

d. Dalam acara ataupun kompetisi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni internasional

Sikap hormat saat menyanyikan lagu Indonesia Raya

Penggunaan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pun diatur secara pasti. Mulai dari cara menggunakan sampai cara bersikap saat menyanyikan pun telah diatur dengan jelas. Pasal 60 pada bagian ketiga UU, tata cara penggunaan Lagu Kebangsaan adalah sebagaimana berikut:

(1) Lagu Kebangsaan dapat dinyanyikan dengan diiringi alat musik, tanpa diiringi alat musik, ataupun diperdengarkan secara instrumental.

(2) Lagu Kebangsaan yang diiringi alat musik, dinyanyikan lengkap satu strofe, dengan satu kali ulangan pada refrein.

(3) Lagu Kebangsaan yang tidak diiringi alat musik, dinyanyikan lengkap satu stanza pertama, dengan satu kali ulangan pada bait ketiga stanza pertama.

Tambahan dari pasal 61, apabila Lagu Kebangsaan dinyanyikan lengkap tiga stanza, bait ketiga pada stanza kedua dan stanza ketiga dinyanyikan ulang satu kali. Sementara sikap hadirin tertulis pada Pasal 62 yang berisi bahwa setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.

Baca >  Membuat Judul Artikel dengan Kata Kunci Tapi Menarik Minat Pembaca

Sudah baca? Jadi tahu kan kapan menggunakan instrumen Lagu Indonesia Raya 3 stanza. Ingat loh, ada beberapa larangan, hal-hal tidak boleh kamu lakukan terhadap Lagu Indonesia Raya. Jangan dilanggar, kita harus hormat kepada simbol negara kita.

To Top