Bisnis Online

Sebelum Memulai, Pahami Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship

bisnis dropshipping

Hindari produknya Pre-order karena justru memperlama proses delivery barang ke konsumen. Anda harus menunggu proses produksi dulu setelah membayar, baru barangnya dikirim.

by: Maxmanroe.com

Bisnis online dropship menjadi primadona kalangan penjual online pemula. Dropship memang simple, mudah, murah, dan risiko kecil, itu kelebihanya. Nah, ternyata bisnis penjualan model dropship ini juga ada beberapa kekurangannya.

Kekurangan bisnis dropship jangan hanya jadi pertimbangan. Kita harus mencari solusi dan untuk mengatasi setiap kekurangan itu agar bisnis dropship kita menguntungkan.

Kelebihan bisnis dropship

Sebagaimana kita tahu, bisnis dropsip itu sederhana, mudah, dan murah. Apa iya sih bisnis sesederhana itu? Mudahnya bagaimana? Modal berapa?

Dropship bisa dijalankan di mana pun

Karena praktis, tinggal memasarkan produk orang lain saja. Anda memiliki waktu dan tempat yang sangat fleksibel untuk bekerja.

Anda bisa memulainya dari rumah Anda sendiri, atau Anda juga bisa mengerjakannya sambil hangout di kafe favorit Anda. Atau, Anda bisa berjualan dengan gadget sambil menunggu anak Anda pulang dari sekolah.

Murah, bahkan hampir tanpa modal

Bisnis dropship modalnya kecil. Bahkan Anda bisa tidak harus mengeluarkan modal sedikit pun (selain gadget dan kuota internet) jika menggunakan teknik marketing gratisan.

Dropship tidak menuntut adanya stok barang di toko. Anda bisa menghemat pengeluaran untuk belanja bahan, gaji karyawan produksi, bahkan Anda tidak perlu keluar uang untuk gudang ataupun tempat produksi.

Mudah, tidak repot dengan stok barang

Stok barang diurus pemasok atau penyedia barang. Anda fokus saja melakukan promosi dan penjualan.

Jalin komuniasi dengan pemasok, terutama dalam kepastian stok barang. Cari suplier yang kompeten dan realiable atau bisa diandalkan. Usahakan Anda mendapat mitra pemasok yang memang berpengalaman dalam menyediakan barang untuk reseller dan dropship.

Baca >  7 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Memulai Bisnis Online Dropship

Sederhana, praktis tinggal promosikan

Anda tinggal copy paste produk beserta keterangannya ke toko online Anda. Lalu Anda iklankan, itu kalau mau bermodal. Nanti calon pembeli akan datang dengan sendirinya. Apakah sesederhana itu? Pelajari cara-cara mengiklan dengan baik.

Jangan terlibat dengan pemasok yang produknya Pre-order. Pre-order justru memperlama proses delivery barang ke konsumen. Karena Anda harus menunggu proses produksi dulu setelah customer membayar, baru barangnya dikirim.

Dropship risikonya sangat kecil

Karena tidak perlu produksi atau stok barang, risiko kerugian bisa sangat kecil. Paling tidak, ketika bisnis Anda tidak jalan, Anda tidak stres menghabiskan sisa stok barang dan juga gaji karyawan yang terlanjur produksi.

Kecuali godaan untuk menggunakan uang konsumen yang ditransfer ke rekening Anda. Uang konsumen adalah milik orang lain. Segera belikan produk orderannya, jangan sampai terpakai. Kalau ternyata stok tidak ada, segera kembalikan uangnya.

Kekurangan bisnis dropship

Sebetulnya sama seperti bisnis lain, dropship ada kurangan juga. Ada beberapa kelemahan yang harus Anda ketahui sebelum memulainya.

Dropship mungkin untung kecil dan banyak komplain dari pembeli. Itu sangat mungkin karena dropship tidak memiliki akses stok barang otomatis bahkan barang yang dipromosikan belum pernah dipegang. Ini harus diatasi.

Kita harus mengatasi dengan tips tertentu agar tidak terjebak pada kekurangannya.

Dropship tidak memiliki akses stok produk langsung

Semua produk ada di pemasok. Anda jadi tidak memiliki kuasa untuk mengecek stok produk tinggal berapa di pemasok.

Baca >  Tips Melayani Konsumen Toko Online, dari Tanya-tanya sampai Beli Produk

Bisa jadi, di pagi hari stok produk masih ada 100 pcs, tapi sore harinya tinggal 50 pcs. Bisa jadi pagi masih ada, sore sudah habis terjual.

Ini unsur ketidakpastian, jalin komunikasi yang baik, pahami informasi yang tersedia di sistem stok barang yang disedikan pemasok.

Katanya keuntungan dropship kecil

Pemasok biasanya memberikan keuntungan yang sangat kecil untuk dropship. Itu tergantung harga pasaran juga. Barang yang pasaran, sudah terpaok harga yang banyak diketahui. Pastikan Anda mendapat pasokan barang yang lebih murah.

Karena keuntungannya kecil, Anda harus pandai-pandai dalam memasarkan. Sehingga dari keuntungan yang kecil tadi bisa diakumulasi menjadi keuntungan besar, seiring dengan meningkatnya jumlah barang yang terjual.

Barangnya belum pernah dipegang

Anda mungkin kurang memahami kualitas produk yang akan dikirim nantinya. Di sinilah kepercayaan Anda dengan pemasok harus diuji. Jika nanti ada cacat terbersit dari barang yang dikirim oleh pemasok, Anda harus bersiap menerima komplain dan ganti rugi untuk pembeli.

Dapatkan pemasok yang bisa secara realtime menyediakan informasi stok dan perubahan harga produk serta terintegrasi dengan toko online Anda.

Tapi sebelum melayani konsumen, coba Anda beli barang dari pemasok untuk digunakan sendiri atau untuk diteliti. Anda akan tahu seberapa cepat mereka mengirim barang, dan bagaimana kualitas produk.

Ada risiko komplain pembelian

Dropsihip tidak bisa memiliki kontrol stok barang dan mengecek kondisi barang. Selain itu karena Anda tidak memiliki akses untuk update jumlah stok barang, bisa jadi Anda akan mengalami kehabisan barang padahal sudah dibayar oleh pembeli.

Baca >  10 Cara Mudah Mendapatkan Produk Dropship yang Murah dan Berkualitas

Kondisi ini harus Anda tangani. Anda harus siap dan tahan mental menghadapi komplain. Setiap konsumen tentu menginginkan barang cepat sampai dalam kondisi bagus. Tapi jika Anda berada di posisi sebagai dropship, agak sulit bagi Anda kan?!

Bisnis online dropship yang mudah, murah, sederhana, risiko kecil, itu menguntungkan. Tapi berbagai kelemahan tentu saja membuat Anda harus berpikir untuk mengatasi masalah kelemahan itu.

Ketika sistem pemasaran Anda sudah berjalan, sisihkan sebagian keuntungan untuk membeli produk langsung dari pemasok. Dengan begitu, stok dan kondisi barang bisa Anda patau sendiri. Sehingga fokus Anda tidak terpecah-pecah antara marketing dengan produk.

To Top